Banyak orang setuju bahwa Wahyu 12 menggambarkan momentum Kedatangan Kristus kedua kali. Dan sebagian mengkaitkan tanggal 23 September 2017 yang ditunjukkan oleh formasi Wahyu 12 : 1 sebagai hari Pengangkatan. Namun demikian kita menemukan bahwa hari yang ditunjuk yaitu 23 September 2017, tidak jatuh tepat pada suatu Hari Raya Yahudi, tetapi dua hari setelah Rosh Hashanah 2017 yang dimulai pada senja 20 September tahun ini. Memeng ada pihak yang mengesampingkan selisih dua hari itu dan menganggap hari itu masih termasuk dalam periode Rosh Hashanah, tetapi, kita tidak mau terburu-buru menyimpulkan hari itu sebagai hari kedatangan Kristus.
Ayat ini memang menyebutkan bahwa perempuan itu sedang mengandung dan hendak melahirkan Anak yang akan menggembalakan bangsa-bangsa. Namun jika kita perhatikan, proses kelahiran itu sendiri belum disebutkan pada ayat pertama dan kedua, disini baru dikatakan ia berteriak kesakitan dalam keluhan dan penderitaan hendak melahirkan. Sedangkan proses kelahiran baru disebutkan pada ayat ke lima.
Setelah ayat 1 menyebutkan formasi matahari, bulan dan planet-planet lain terhadap rasi Bintang virgo, ayat 2 menjelaskan perempuan itu "berteriak kesakitan". Jadi peristiwa yang ditunjuk ayat 1 adalah berkaitan dengan penderitaan yang harus dialami sang perempuan sebelum melahirkan Anak. Penderitaan itu adalah puncak masa kesusahan atau "Great Tribulation" yang harus dialami bangsa Israel sebelum kedatangan Mesias. Inilah peristiwa yang akan terjadi pada saat formasi Wahyu 12 ayat 1 digenapi : Puncak kesusahan Besar bangsa Israel.
" Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan".
Wahyu 12 : 2
Kita akan mengetahui dari artikel "The Black Moon Prophecy", bahwa Kesusahan Besar diperkirakan akan dipicu oleh sebuah keputusan tentang rencana pembangunan Bait Suci yang akan diumumkan pada saat Gerhana Matahari Bulan Hitam 21 Agustus 2017. Dan dari penjelasan Wahyu 12 ayat 1 dan 2 ini kita menemukan bahwa kesusahan Yakub akan mencapai puncaknya di akhir September, setelah Rosh Hashanah tahun ini.






0 komentar:
Posting Komentar